Lanjut ke konten utama
Lifestyle & Kuliner

Jangan Sampai "Mati Gaya"! Panduan Jenis Colokan Listrik di Arab Saudi & Pentingnya Universal Adaptor

Administrator

Administrator

Tim Asatidz Ajib Haramain

3 menit baca
Ilustrasi Jangan Sampai "Mati Gaya"! Panduan Jenis Colokan Listrik di Arab Saudi & Pentingnya Universal Adaptor

Bayangkan Anda baru saja mendarat setelah perjalanan 9 jam, sampai di hotel dalam keadaan lelah, dan ingin segera mengabari keluarga bahwa Anda sudah sampai dengan selamat. Namun, saat ingin mengisi daya ponsel, ternyata ujung kabel charger Anda tidak bisa masuk ke lubang stop kontak di dinding hotel.

Inilah masalah klasik yang sering dialami jamaah umroh Indonesia. Meskipun teknologi sudah canggih, standar fisik colokan listrik di Arab Saudi berbeda dengan di tanah air. Yuk, cari tahu persiapannya agar Anda tetap bisa stay connected bersama Ajib Haramain.


1. Mengenal Jenis Colokan Tipe G

Di Indonesia, kita terbiasa menggunakan colokan Tipe C atau F (dua pin bulat). Namun, di Arab Saudi, standar yang digunakan adalah Tipe G.

  • Ciri-ciri: Memiliki tiga lubang berbentuk kotak (persegi panjang). Satu lubang di atas sebagai earth (ground) dan dua di bawah sebagai live dan neutral.

  • Standar Inggris: Tipe G ini sama dengan yang digunakan di Inggris, Singapura, dan Malaysia.

2. Tegangan dan Frekuensi Listrik

Kabar baiknya, Anda tidak perlu khawatir soal tegangan listrik (Voltage).

  • Saudi Arabia: Menggunakan tegangan 230V dengan frekuensi 60Hz.

  • Indonesia: Menggunakan 220V dengan frekuensi 50Hz.

  • Kesimpulan: Sebagian besar perangkat modern seperti HP, Laptop, dan Kamera bersifat multi-voltage dan bisa langsung digunakan tanpa bantuan stabilizer atau transformer. Masalahnya hanya ada pada bentuk ujung colokannya saja.

3. Mengapa Wajib Membawa Universal Adaptor?

Meskipun beberapa hotel bintang 5 di Mekkah sudah menyediakan port USB atau stop kontak universal, jangan jadikan itu sebagai patokan utama. Membawa Universal Travel Adapter sendiri adalah langkah paling aman karena:

  • Fleksibilitas: Bisa digunakan di mana saja, termasuk saat transit di bandara negara lain (seperti Dubai, Doha, atau Kuala Lumpur).

  • Keamanan: Adaptor yang berkualitas biasanya dilengkapi dengan fuse (sekring) internal untuk melindungi gadget Anda dari lonjakan listrik mendadak.

  • Multi-Port: Pilihlah adaptor yang memiliki beberapa lubang USB atau Type-C sekaligus, jadi Anda bisa mengisi daya 2-3 perangkat hanya dengan satu stop kontak di dinding.


Tips "Pro" Listrik Saat Umroh

  1. Bawa Steker Arde (Colokan Tiga): Jika Anda membawa banyak gadget (Laptop, HP, Power Bank, Kamera), bawalah satu terminal kabel/stop kontak lilit kecil dari Indonesia. Jadi, Anda hanya butuh satu adaptor untuk menyambungkan terminal kabel tersebut, dan Anda punya banyak lubang colokan Indonesia.

  2. Labeli Adaptor Anda: Di kamar hotel yang diisi beberapa orang, adaptor seringkali tertukar. Beri stiker atau nama agar tidak hilang.

  3. Beli di Lokasi: Jika lupa membawa, jangan khawatir. Banyak toko di sekitar pelataran masjid yang menjual "fisha" (sebutan lokal untuk adaptor) dengan harga sekitar 10-20 Riyal. Namun, kualitasnya mungkin standar dan tidak seaman adaptor bawaan sendiri.


Urusan listrik mungkin terlihat sepele, tapi ini adalah pondasi agar semua perangkat digital Anda—mulai dari aplikasi Nusuk hingga Google Maps—tetap bisa berfungsi maksimal. Pastikan universal adaptor sudah masuk ke daftar perlengkapan wajib di tas Anda.

Persiapan Matang, Ibadah Tenang. Tim Ajib Haramain selalu mengingatkan detail-detail kecil seperti ini saat manasik. Kami ingin memastikan kenyamanan Anda terjaga, bahkan hingga urusan lubang colokan di kamar hotel.

Cek Checklist Perlengkapan Umroh 2026 Lengkap di Sini

Tags:
Aksi:
Administrator

Administrator

Pembimbing Utama & Penulis

Alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir yang mendedikasikan ilmunya untuk membimbing jemaah Ajib Haramain. Aktif menulis kajian seputar fiqih umrah dan sejarah Islam.

Diskusi & Komentar

0 Komentar telah dibagikan

Tulis Komentar Anda

Komentar tamu akan dimoderasi terlebih dahulu.

Belum Ada Diskusi

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan atau pertanyaan mengenai artikel ini.

Baca Artikel Terkait

Ilustrasi Perbedaan Rukun dan Wajib Umroh: Mana yang Jika Ditinggalkan Membatalkan Ibadah?
Kategori: Fiqih & Syariat
• 2 Menit Baca

Perbedaan Rukun dan Wajib Umroh: Mana yang Jika Ditinggalkan Membatalkan Ibadah?

Pahami perbedaan rukun dan wajib umroh. Jangan sampai ibadah tidak sah karena melewatkan hal fundamental. Simak panduannya di sini.

Baca Selengkapnya
Ilustrasi Mengenal Perbedaan Haji Tamattu, Ifrad, dan Qiran: Mana yang Sesuai untuk Anda?
Kategori: Panduan Ibadah
• 3 Menit Baca

Mengenal Perbedaan Haji Tamattu, Ifrad, dan Qiran: Mana yang Sesuai untuk Anda?

Bingung memilih jenis haji? Pelajari perbedaan mendalam antara Haji Tamattu, Ifrad, dan Qiran beserta kelebihan dan syaratnya agar ibadah Anda lebih mantap.

Baca Selengkapnya
Ilustrasi Tips Fotografi dan Videografi di Tanah Suci: Adab Memotret Tanpa Mengganggu Ibadah
Kategori: Lifestyle & Kuliner
• 3 Menit Baca

Tips Fotografi dan Videografi di Tanah Suci: Adab Memotret Tanpa Mengganggu Ibadah

Mau bikin konten umroh yang estetik tapi tetap sopan? Simak tips fotografi & videografi di Tanah Suci, aturan kamera, hingga adab agar ibadah tetap khusyuk.

Baca Selengkapnya
Tanya Jadwal Umrah?